. Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Gagal di X-Factor Indonesia Rizky Inggar Pindah ke Bintang Pantura

Rizky Inggar, atau yang akrab dipanggil Kiky Hah karena tawanya yang khas, setelah gagal di X-Factor Indonesia, kini pindah dari panggung akbar X-Factor RCTI ke panggung Bintang Pantura Indosiar. Setelah lolos pada tantangan Accapela X-Factor, perjuangan Kiky harus berakhir di X-Factor karena kegagalannya pada tantangan Duel. Dengan demikian, X-Factor adalah panggung kesekian yang menjadi saksi kegagalan Kiky dalam perjuangannya untuk mengangkat namanya di rancah dunia tarik suara. Karena sebelumnya, Kiky pernah menjadi salah satu kontestan di ajang pencarian bakat menyanyi lainnya, yaitu The Voice Indonesia Indosiar pada 2013 lalu. Namun sayang, Rizky yang dimentori Sherina Munaf saat itu tereliminasi pada babak pertunjukan langsung. Walaupun perjuangan Kiky di The Voice Indonesia dan X-Factor telah selesai, namun tidak melemahkan semangat kiky untuk terus berusaha dan mencoba peruntungannya di dunia tarik suara.

Saat proses audisi X-Factor lalu Kiky membawakan lagu I Hate My Self For Loving You dari Joan Jett. Namun berbeda dengan apa yang dibawakannya di panggung Bintang Pantura, karena genre yang dibawakan pun berbeda. Kalau saat tampil di audisi X-Factor, Kiky mencoba peruntungannya dengan membawa genre rock, namun tentu saja pada audisi Panggung Pantura Kiky harus kembali mencoba peruntungannya dengan membawakan sebuah lagu bergenre dangdut, yaitu lagu Mbah Dukun yang pernah diperkenalkan oleh Alam Mbah Dukun.

Dari penampilanya saat di Bintang Pantura terlihat bahwa para juri terkagum-kagum dengan penampilan Kiky saat itu. Saipul Jamil, Inul Daratista, Iis Dahlia dan Beniqno memberikan nilai plus atas penampilan Kiky tersebut. Karena penampilan Kiky saat membawakan genre dangdut tersebut tentu memiliki gaya dan khas tersendiri dibandingkan dengan penyanyi dangdut lainnya.

Namun apakah perjuangan Kiky pada audisi panggung Bintang Pantura kali ini akan berhasil mengobati kegagalanya di X-Factor  Indonesia? Kita tunggu saja berita selanjutnya.


Oleh Lalu Galih Gasendra

Gagal di X-Factor Indonesia Rizky Inggar Pindah ke Bintang Pantura

Kiki Kiky Hah X-Factor Indonesia RCTI #XFactorID
Kiki Bintang Pantura Indonesia Indosiar #BintangPantura

Yamaha DTX 522 Review

A few days ago, I watch a music concert in on TV. Suddenly my focus fixed on the drummer. When I saw the drummer uses a drum that I had never seen before. Eventually I became trying to figure out, and it turns out it is an electronic drum. I finally took the time to look at some demo play electronic drums on Youtube. Somehow I was amazed and suddenly appeared keingininan to have the goods. For me it is a strange desire. Because I was not a drummer and is not a person who can play the drums. But because I happen to have a lot of free dollars from Online Freelance results, so I decided to buy the goods.

Beberapa waktu yang lalu, saya melihat sebuah konser musik di sebuah acara televisi. Tiba-tiba fokus saya tertuju pada sang drummer. Di mana saya melihat sang drummer menggunakan sebuah drum yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Walhasil sayapun mencoba mencari tahu, dan ternyata itu adalah sebuah drum elektronik. Akhirnya sayapun meluangkan waktu untuk melihat beberapa demo bermain drum elektronik di Youtube. Entah mengapa saya terkagum-kagum dan tiba-tiba muncul keingininan untuk memiliki barang tersebut. Bagi saya itu adalah sebuah keinginan yang aneh. Karena saya sendiri bukanlah seorang drummer dan memang bukan orang yang bisa bermain drum. Tapi karena kebetulan saya punya banyak dollar cuma-cuma hasil dari Online Freelance, sayapun memutuskan untuk membeli barang tersebut.

Approximately one month I tried googling to find an electric drum what I should buy. So the time to read and see a review or demo from various brands and types of Drum Electric, among others, Yamaha, Behringer, Roland, Alesis, the MEDELI, DDrum, and others as well as the work (DIY) of others. Finally I get some nominations. Incidentally my dollar at that time about $ 1.360, if dirupiahkan time around 17jutaan, so I decided to buy an electronic drum with max 15 million budget, so the rest is for the contents of the wallet. With that budget, so nominations can I buy (available in Indonesia), among others, Yamaha: DTX400K, DTX450K, DTX522K, DTX532K, DTX542K, DTX562K, DTX700K; Behringer: XD8USB, XD80USB; Roland: TD-1K, TD-1KV, HD3, TD-4KP; Alesis: DM6 USB KIT, DM6 SESSION KIT, DM8 PRO KIT, DM10 STUDIO KIT; DDrum: DD1; Medeli: DD-501, DD-504, DD-505. 

Sekitar satu bulan saya mencoba googling untuk mencari drum elektrik apa yang harus saya beli. Sekian waktu membaca dan melihat review atau demo dari berbagai merk dan tipe Drum Elektrik, antara lain Yamaha, Behringer, Roland, Alesis, Medeli, DDrum, dan lainnya termasuk juga hasil karya (DIY) dari orang lain. Akhirnya saya mendapatkan beberapa nominasi. Kebetulan dollar saya waktu itu sekitar  $1,360, kalau diRupiahkan saat itu sekitar 17jutaan, maka saya memutuskan untuk membeli drum elektronik tersebut dengan budget max 15juta, jadi sisanya buat isi dompet. Dengan budget itu, jadi nominasi yang bisa saya beli (yang tersedia di Indonesia) antara lain Yamaha: DTX400K, DTX450K, DTX522K, DTX532K, DTX542K, DTX562K, DTX700K; Behringer: XD8USB, XD80USB; Roland: TD-1K, TD-1KV, HD3, TD-4KP; Alesis: DM6 USB KIT, DM6 SESSION KIT, DM8 PRO KIT, DM10 STUDIO KIT; DDrum: DD1; Medeli: DD-501, DD-504, DD-505. 
 
Finally, the account after a number of considerations, the choice fell on DTX522K sayapun. I chose it because it was not too expensive with the specifications that have been very good. I do not buy the more expensive, the most powerful reason is because I am not a drummer.

Akhirnya, stelah dengan berbagai pertimbangan, pilihan sayapun jatuh pada DTX522K. Saya memilihnya karena tidak terlalu mahal dengan spesifikasi yang sudah sangat bagus. Saya tidak membeli yang lebih mahal, alasan paling kuat adalah karena saya bukan drummer.


Konfigurasi :

Trigger Module: DTX502
Snare : XP80
Tom: TP70 x 2
Floor Tom: TP70
Bass Drum : KP65
Hi-Hat : PCY100 + HH65
Crash Cymbal: PCY100
Ride Cymbal : PCY135
Rack : RS502

Website DTX522: usa.yamaha.com id.yamaha.com us

Electronic Elektronik Elektrik Drum Kits Yamaha DTX 522 Multiple Language English Bahasa Indonesia Reviews Demo

UNDER CONSTRUCTION

Cara Membuat (DIY) Stand Gitar Dengan Pipa PVC


Bahan- Bahan (Dapat Disesuaikan) :

  � 1,5 m pipa ukuran 3/4"
  � 30 cm pipa ukuran 1/2"
  � 60 cm busa handle ukuran 3/4"
  � 5 buah pipa T ukuran 3/4"
  � 2 buah pipa L (siku) ukuran 3/4"
  � 1 buah pipa L (siku) konversi dari 3/4" ke 1/2"
  � 1 buah pipa T ukuran 1/2"
  � 2 buah pipa L (siku) ukuran 1/2"

Cara membuat :

1. Potonglah batang pipa dan busa sesuai dengan yang dibutuhkan. Dalam hal ini, dapat dilihat seperti di bawah :
  � 1 � 75 cm pipa ukuran 3/4"
  � 2 � 18 cm pipa ukuran 3/4"
  � 1 � 15 cm pipa ukuran 3/4"
  � 2 � 6 cm pipa ukuran 3/4"
  � 2 � 3 cm pipa ukuran 3/4"
  � 3 � 3 cm pipa ukuran 1/2" 
  � 2 � 7,5 cm pipa ukuran 1/2"
  � 2 � 15 cm busa 
  � 3 � 6 cm busa

 
  
2. Siapkan Busa handle
  � Siapkan Busa Handle untuk Posisi Pipa T.
Anda harus memotongnya sedikit agar sesuai dengan pipa ukuran 1/2". Ambil salah satu potongan busa ukuran 6 cm. Irislah busa tersebut seperti gambar di bawah.


  � Siapkan Busa Handle untuk Bagian Samping.
Irislah 2 busa ukuran 3 cm lainnya seperti di bawah.

4. Rakit Bagian Bawah.
  � Pertama hubungkan Pipa T ukuran 3/4" pada setiap ujung pipa ukuran 18 cm. 


  � Kemudian hubungkan Pipa L (siku) ukuran 3/4" ke salah satu ujung dari masing-masing pipa ukuran 15 cm. 


   � Gunakan potongan pipa 3 cm ukuran 3/4" untuk menghubungkan pipa L (siku) ke pipa T. Ini adalah bagian depan.

  � Hubungkan pipa 3 cm ukuran 3/4" untuk setiap sisi pipa T lain, lalu letakkan Pipa T pada setiap potongan 6 cm. Ini adalah bagian belakang dasar.

  � Geser 15 cm potongan busa ke potongan pipa 18 cm, kemudian hubungkan bagian depan ke belakang menggunakan ujung terbuka dari potongan pipa 18 cm.



5. Rakit Bagian Atas

Bagian atas adalah sebagai tempat leher gitar. 
  � Pertama, hubungkan dua potongan pipa 3 cm ukuran 1/2" pada pipa T ukuran 1/2". 

 
  � Kemudian hubungkan pada kedua ujungnya dengan Pipa L (siku) ukuran 1/2", dan sambungkan dengan potongan pipa 7,5 cm. Pasangkan potongan busa yang sudah di iris pertama seperti gambar di bawah.
 


  � Akhirnya hubungkan dengan pipa L (siku) konversi ukuran 3/4" ke 1/2"menggunakan potongan pipa 3 cm ukuran 1/2" yang terakhir.
 


6. Rakit Semuanya
  � Langkah terakhir adalah untuk menghubungkan dasar dan atas menggunakan potong pipa 75 cm.


How to make a PVC guitar stand 

source : instructables.com



Yamaha F310 TBS (Tobacco Sunbrust) Review

This is the best branded acoustic guitar... Gitar ini adalah gitar akustik bermerk terbaik...
  F310 TBS is one of a series of F310. This is the best branded acoustic guitar I have ever seen. Because this is amazing guitar for the money. With the low price, we get a high price acoustic guitar. We can say single price for double quality. Although I am not a skilled guitarist, but I know that this guitar really excellent guitar. Because I believe, Yamaha will always keep reputations for quality. It is suitable for beginner guitarists like me at all ages and is the best choice at entry-level class.


[Klik untuk Bahasa Indonesia]


Features


Tonewoods � are used throughout the construction to produce an impressive voice featuring a spruce top for clear and bright sound and meranti in the back and sides to give a warm well-balanced tone which is defined and responsive. On the fingerboard and bridge made of Rosewood. Then the guitar Neck from Nato wood. This guitar is Dreadnought style. Excellent finishing with color as the name suggests, the Tobacco Sunbrust that makes it look beautiful.
Fingerboard width slightly narrower than usual and this guitar is an advantage for those who have fingers short.
F310 has a scale length that is slightly shorter than the other guitars in its class. This makes the F310 is unique in its class. So, this meaning that the frets are a little closer to each other � which provides the beginner with the best possible start to build hand strength and playing confidence.
Quality Tuning Pegs with simple, stable and reliable tuning.

Conclusion

This guitar is a perfect choice for beginner guitarists like me at all ages and is the best choice at entry-level class. Guitars that offer top quality at a low price.

by Lalu Galih Gasendra
Review Reviews Guitar Gitar Acoustic Akustik Yamaha F310 TBS

How to make DIY Drum Electronics Rack + Clamp

There's to much way to make Drum Electronics Rack. Some use wood, stainless, iron, fiber, and others. You can Google for find them.


For example :
Wood Electronic Drums Rack.




What wee need is :
1. Pipe (iron or plastic).
2. T Pipe Fitter.
3. Pipe Clamp.
4. Energy and spirit ^_^

In this case I use plastic pipe with 1 1/4", and 1-1/4"�3/4" and 3/4" of T pipe fitter.

Then find your pipe clamp that suitable for your pipe. In this case I use krisbow clamp with size 25mm-40mm and 40mm-60mm.



Slice your 1-1/4" and 1-1/4"�3/4" for the way you can tight it with the clamp.

Then clamp them like bellow (for the rack).

Now you can clamp any pipe you need. For the Rack Clamp, you can joint the 1-1/4"�3/4" and the 3/4" pipe with 90� flip.
The set your rack, and find your electronic drum module and the pad.
Under contruction. Youtube video will upload soon.

Cara Membuat Simbal Pad dari Piring Plastik Untuk Drum Elektrik



GUNAKAN PIRING PLASTIK YANG COCOK DIGUNAKAN SEBAGAI SIMBAL.



GUNAKAN AMPLAS ATAU ALAT APAPUN UNTUK MERATAKAN PIRING.

  


BUATLAH LUBANG UNTUK STAND SIMBAL.


JIKA AKAN MENGGUNAKAN ANTI-SPIN SIMBAL, MAKA BUATLAH LUBANG LAIN UNTUK ANTI-SPIN TERSEBUT.




GUNAKAN PERLAK BERBAHAN KARET SEPERTI ALAS KAKI MOBIL, MOUSEPAD, DSB.


POTONGLAH AGAR SESUAI DENGAN UKURAN PIRING TERSEBUT ATAU DAPAT DISESUAIKAN.



GUNAKAN LEM UNTUK MEREKATKAN PERLAK TERSEBUT PADA PIRING.

 




WARNAI AGAR TERLIHAT LEBIH BAGUS ATAU SESUAI SELERA.




PILIH UKURAN PIEZO YANG COCOK.


SOLDER PIEZO TERSEBUT DAN SAMBUNGKAN DENGAN JACK (FEMALE JACK)



ATAU BISA JUGA LANGSUNG KE MALE JACK.



TEMPELKAN PIEZO TERSEBUT PADA POTONGAN KECIL PERLAK.




KEMUDIAN TEMPELKAN PIEZO DAN JACK TERSEBUT PADA PIRING.





TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG.